Cara mengatasi laptop cepat panas versi saya

Katakanlah saya sudah beberapa minggu mencari tahu penyebab suhu laptop lebih “hangat” dari biasanya. Kok bisa? Pertama sempat menyangka bahwa “ah, mungkin ini karena umur laptop yang udah tua, udah aki-aki, udah udzur gitu, jadi ya wajar aja kalo cepet panas”, pikir saya. Awalnya saya biarkan masalah itu tanpa solusi.

Beberapa hari berikutnya, ternyata masih sama. Yaiyalah toh masih dibiarkan saja tanpa di cari penyebabnya apa dan ngga di cari solusinya apa. Mungkin karena kesibukan juga atau lebih tepatnya sok sibuk gitu, jadi pura-pura ngga sempet ngurusin laptop. Padahal di sisi lain, ada rasa khawatir juga sih, karena ini laptop satu-satunya yang saya pakai untuk kerja.

Buat yang belum tau aja, laptop saya itu MSI-FX400 keluaran tahun 2010, belinya sekitaran pertengahan tahun 2010 gitu deh agak lupa tepatnya. Jadi ya, lumayan tua juga. Logikanya mesin tua pasti rewel. Jadi saya cuek aja pada masalah ini, bisa di bilang selisih waktu pertama kali masalah ini ditemukan sampai adanya muncul solusi itu lumayan lama juga.

Seperti kebanyakan orang, saya juga selalu mengandalkan Google untuk banyak masalah dan mencari beberapa referensi untuk solusi saya. Ya siapa tau ada yang share pengalamannya juga perihal masalah yang sama dengan yang saya alami. Dari hasil browsing-browsing itu, saya mendapatkan lumayan banyak insight.

Dan anehnya, walaupun sudah mendapatkan beberapa referensi dari Google, seperti ada yang bilang: kemungkinan ada masalah di hardware-nya (kipas ngga bekerja dengan semestinya), terdapat banyak debu & kotoran, dll. Saya cuma manggut-manggut aja gitu, dan ngga di praktekin. “ah, lain kali aja deh, belum terlalu parah ini panasnya”, pikir saya.

Nah, tapi, beda cerita nih. Kemarin sore kan kebetulan lagi agak nyantai, dan bingung mau ngapain. Di lihat samping meja ada obeng kecil, terlintas pengen bongkar aja gitu laptop, awalnya ngga tau tujuan bongkar laptop itu buat apa. Dan ketika di buka bagian bawah laptop, di bagian ventilasi udara banyak banget debunya.

“Oh, ieu meureun. Pedah loba debu, jadi we sirkulasi udara teu lancar.”

Jadi saya bersihin deh itu debu dari ventilasi udara laptop berserta kipasnya. Udah lama juga sih ini laptop ngga di bongkar. Untungnya saya ngga nemuin si mamang-mamang tukang cilok yang dagang di situ sarang laba laba. Hanya debu aja sih. Singkat cerita, di tutup lagi itu bagian bawah laptop, pasang baut, and done.

Ternyata pas di nyalakan kembali, and I realize bahwa itu adalah sumber dari masalah laptop panas tadi. Suatu hal yang sangat simpel dan mudah untuk di lakukan namun jarang ada yang peduli pada hal tersebut. Sekarang saya dapat pelajaran penting. Bahwa kalau punya laptop/komputer itu harus yang mudah di buka “dalemannya”, ya biar gampang di bersihkan.

Please pay attention to this, awalnya saya juga berpikir bahwa “ah, masa iya sih karena debu doang jadi bikin panas, kan angin mah masih bisa keluar dari ventilasi, menandakan bahwa sirkulasi masih normal-normal aja”, eh ternyata saya salah. Justru hal sepele itulah yang menjadi masalah utama laptop saya menjadi lebih hangat. Setelah di bersihkan laptop saya adem-adem aja tuh.

So, if you have same problem with me, that your laptop or computer heating up but you don’t know what’s going on, coba aja bongkar dan bersihkan bagian-bagian yang ada di dalamnya dari debu dan kotoran. Mudah-mudahan itu bisa menjadi ultimate solution for you. Karena di samping mudah, it’s totally free, ngga perlu bawa ke tukang service, do by yourself and makes you happy ending. It’s damn simple and it works.

Upgrade RAM laptop

Well, saya ingin cerita sedikit, bahwa saya baru aja upgrade RAM atau tambah kapasitas lah gitu biar mudah, dari kapasitas awal yang hanya dikasih 2 GB menjadi 6 GB, jadi saya membeli lagi tambahan 1 keping RAM dengan kapasitas 4 GB dengan harga Rp. 350.000; dengan merk Elpida di Tokopedia. Eh, ngomong-ngomong soal Tokopedia, setelah beberapa waktu lalu mendapatkan kucuran dana dari investor, sekarang beli apa aja di Tokopedia jadi makin nyaman aja. Seriously.

Anyway, dilihat dari segi usia, laptop saya MSI FX400 ini sudah bisa dibilang berumur, walaupun belum tua-tua amat, diproduksi tahun 2010 dan saya beli kalo gak salah akhir 2010. Jadi kurang lebih sudah hampir 5 tahun menemani saya dalam suka maupun duka. Sebelum tambah kapasitas RAM, laptop saya loyo dan lemes banget, susah banget diajak kerja, buka 2 tab Chrome aja ngos-ngosan. Tapi Alhamdulilah-nya setelah tambah kapastias RAM, kinerja laptop menjadi lebih powerful.

Jadi dengan kapasitas 6 GB RAM ini, sudah lumayan enak lah untuk diajak kerja, multi-task, buka banyak tab Chrome, buka aplikasi lain secara bersamaan bukan lagi menjadi masalah yang berarti. Dan lag sudah jarang sekali terlihat, walaupun masih suka terjadi beberapa kali saja, namun itu jarang banget. Dan jika dibandingkan, performa sebelum dan sesudah menambah kapasitas RAM ini bisa dikatakan jauh banget.

Masa nih ya, dulu ketika belum ditambah kapastias RAM-nya, laptop hanya bisa untuk buka browser Google Chrome dengan 2 tab (email dan Google Docs), kalo buka lagi tab lain, maka hasilnya akan berubah menjadi lag dan freeze. Stress banget. Unusable. Kalau misalnya mau buka aplikasi lain maka biar gak lag, mesti di-close dulu Chrome-nya. Berangkat dari situ, maka saya bela-belain buat menyisihkan sebagian uang buat diinvestasikan ke RAM dan alhamdulilah hasilnya worth it.

Sekarang dengan kapasitas RAM 6 GB lumayan lah buat diajak kerja. Tapi ini belum sempurna sih, enaknya kalo dimaksimalkan lagi kapasitasnya menjadi 8 GB. Dan kayaknya kalo mau ngilangin lag mesti ganti dari HDD tradisional menjadi SSD. Karena ketika lag, sumpah itu ngeselin banget. Dan hopefully, dengan adanya tambahan kapastias RAM ini dapat menjadikan saya lebih produktif lagi dalam membuat karya.

Install module ionCube loader di Ubuntu

Berdasarkan beberapa referensi yang saya baca, ionCube adalah Zend extension untuk mendukung file PHP (correct me if I wrong).

cd cd /usr/local
sudo wget http://downloads2.ioncube.com/loader_downloads/ioncube_loaders_lin_x86-64.tar.gz
sudo tar -xzf ioncube_loaders_lin_x86-64.tar.gz

Jika server berjalan dalam 32 bit, maka filenya juga berbeda, gunakan yang ini:

http://downloads2.ioncube.com/loader_downloads/ioncube_loaders_lin_x86.tar.gz

Lalu, pastikan extension sudah di load oleh PHP:

echo "zend_extension=/usr/local/ioncube/ioncube_loader_lin_5.3.so" | sudo tee /etc/php5/conf.d/ioncube.ini

Lalu, langkah selanjutnya adalah restart apache:

sudo /etc/init.d/apache2 restart

Sampai pada langkah tersebut, maka selesai. Tapi, jangan buru-buru pulang dulu, alangkah baiknya copy file yang berada di /usr/local/ioncube/loader-wizard.php ke directory public dan akses via web browser, nanti akan ada beberapa tes, isi dan jalankan. Jika tidak ada pemberitahuan error, maka selesai deh.

Pentingnya status “selesai”

Dalam hal pekerjaan, status “selesai” bagi saya itu sangat penting. Dan bukan hanya dalam hal pekerjaan saja, akan tetapi dalam banyak hal. Mengapa? Karena dengan adanya status selesai, maka kita tidak akan terbebani, baik secara fisik (karena tidak ada batasan dan terus saja mengerjakan hal tersebut), pikiran yang bebas dari beban, juga mental bahwa ternyata “oh, saya bisa loh mengerjakan suatu pekerjaan selesai tepat pada waktunya”.

Seperti ketika saya mengerjakan pekerjaan membuat website. Sebelum deal, saya sampaikan bahwa saya minta waktu pengerjaan minimal 2 minggu. Kenapa lama sekali? Padahal kan membuat website sekarang bisa 15 menit juga beres, gratis pula. Ya, memang benar. You actually can do it. Jangankan 15 menit, lebih cepat dari itu juga bisa.

Lalu apa tujuannya saya minta waktu selama itu? Jadi waktu tersebut saya minta hanya untuk backup saja. Jadi ketika ada sesuatu hal yang tidak terduga, saya masih punya cadangan waktu. Dan benar saja, halangan pun datang. Pindah kantor dari Bogor ke Tasikmalaya membuat banyak waktu yang tersita. Angkut ini, angkut itu, setting ini, setting itu, dan segala macem. Boro-boro ngerjain website, wong internetnya juga gak ada. Untung saja saya masih punya backup waktu. Nah, backup waktu ini bisa dijadikan pelajaran yang sangat berharga.

Lagi, seberapa pentingnya status “selesai”?

Saya katakan lagi, status “selesai” sangat penting tapi tidak mutlak. Artinya kembali kepada diri masing-masing. Namun bagi saya, penting pake banget. Selain dapat digunakan sebagai motivasi dan pemicu agar “memaksa” agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu. Everybody’s win. Saya senang, client juga senang.

Pengen cepet-cepet selesai juga dapat menjadikan kita lebih produktif, fokus, and get things done quickly tanpa buang waktu percuma untuk melakukan hal yang kurang begitu penting dan tidak ada hubungannya sama pekerjaan yang kita prioritaskan.

Mengatasi file virtualhost yang hilang

This is actually not the end of the world (biasanya Matt Cutts suka bilang gitu), tapi tetap saja was-was dengan hilangnya file konfigurasi domain.tld.conf virtualhost apache di server (Ubuntu 14.10) yang biasanya terletak di folder /etc/apache2/sites-available/ belum diketahui penyebabnya. Raip begitu saja. Padahal domain yang sudah dikonfigurasi lumayan banyak (untuk ukuran saya). Tapi ini gak ada efek apa-apa sih sama Server, saya hanya penasaran aja kenapa file-file tersebut bisa hilang.

file apache2 sites-available hilang

Awalnya, panik luar biasa. Mengingat disitu ada website utama yang sangat penting untuk keberlangsungan perusahaan. Banyak juga website pendukung di Droplet tersebut. Tanya kemana-mana, mulai dari temen Facebook, ngoceh di Twitter, tanya ke Community, sampai submit ticket support.

Karena bosan menunggu balasan yang tak kunjung datang, gatel juga sih, terus aja browsing, siapa tahu ada yang mengalami masalah serupa. Dan.. Oke, sampai sini sudah bosan tingkat lanjut. Jawaban belum dapat juga. Tapi justru masalah lain timbul, bahkan lebih parah lagi masalahnya.

Ketika saya hendak menambahkan domain baru dengan metode yang sama yaitu dengan menambahkan file konfigurasi virtualhost untuk domain yang baru ditambahkan. Detailnya gini..

sudo mkdir -p /var/www/domain.tld/public_html
sudo chown -R $USER:$USER /var/www/domain.tld/public_html
sudo chmod -R 755 /var/www
nano /var/www/domain.tld/public_html/index.html

Nah, sampai sini masih lancar nih. Lanjut ke tahap selanjutnya..

sudo cp /etc/apache2/sites-available/000-default.conf /etc/apache2/sites-available/domain.tld.conf

Disini masalah muncul, no such file or directory, yaiyalah kan file domain.tld.conf nya juga kan gak ada, hilang tanpa sebab, munculnya error tersebut masih logis dan masuk akal sih. Sempat berpikir ke arah situ. Lalu, dengan inisiatif, saya coba buat file konfigurasi baru aja. Dan ternyata setelah diisi dengan konfigurasi default, masih tetap error, namun error-nya beda, sekarang muncul domain-lain.tld.conf doesn’t exist.

Ternyata bikin file konfigurasi baru saja tidak cukup, jadi harus membuat juga file konfigurasi untuk semua domain. Ya mau tidak mau, bikin lagi deh semua file konfigurasi virtualhost-nya untuk SEMUA domain. Hehehe (seuri haseum). Dan ternyata itulah jalan keluarnya, yaitu bikin lagi semua file konfigurasi virtualhost untuk semua domain. Setelah itu upload semua file tersebut ke /etc/apache2/sites-available/ dan restart kembali apache-nya dengan perintah sudo service apache2 restart.

Done, have a nice day!

The next is now: Samsung Galaxy Note Edge dengan fitur masa depan

Samsung adalah salah satu produsen atau developer peralatan elektronik kelas dunia terutama smartphonenya. Selama ini produk-produknya selalu berhasil laris manis di pasaran. Walaupun demikian, desain dari juga tipikal smartphone Samsung memang mainstream, akan tetapi sepertinya anggapan tersebut dipatahkan dengan munculnya Samsung Galaxy Note Edge. Desain yang tipis dan simple namun elegan langsung memukau mata saya begitu pertama kali melihat ponsel ini. Layar yang agak melengkung langsung menarik perhatian itu menurut saya sangat unik dan bisa menjadi sebuah fitur yang membuat smartphone ini beda dengan yang lain.

Desain anti-mainstream: tampil beda, unik dan siap-siap menjadi pusat perhatian

Samsung memang selalu mencetuskan fitur yang futuristik di setiap smartphonenya. Juga dengan spesifikasi. Satu hal lagi yang bisa menjadi kelebihan smartphone besutan Samsung adalah dari segi desain. Karena desain yang keren saja tidak cukup, maka Samsung selalu menambahkan sisi unik pada desain, terutama pada Galaxy Note Edge yang mencerminkan ponsel yang didesain untuk masa depan. Untuk anak muda seperti saya, tentunya ini menjadi salah satu inovasi menarik dari Samsung. Hadirnya inovasi pada sisi desain ini menjadikannya jauh dari kata monoton. Samsung dengan cerdik juga memberikan desain layar yang melengkung. Bisa dibilang memiliki smartphone dengan desain melengkung seperti itu akan membuat si pengguna lebih terlihat keren dan tentu saja menjadi pusat perhatian karena desainnya yang unik.

layar melengkung galaxy note edge

Layar yang melengkung ini bisa digunakan sebagai penggaris yang akurat (which is fitur yang sangat unik banget). Termasuk juga untuk menampilkan info dan notifikasi dari berbagai apps. Sehingga desain elegan dan futuristik yang dibuat ini bukan hanya tanpa alasan atau cuma ingin beda dari yang lain saja, tetapi juga ada gunanya juga. Ini menambah nilai plus Samsung Galaxy Note Edge di mata saya. Karena tidak banyak smartphone yang dirancang dengan apik seperti ini. Sebagai tambahan smartphone Galaxy Note Edge juga memiliki layar super arnoled dengan resolusi 2K 1600 x 2560 pixels dan ukuran 5.6 inch. Spesifikasi layar yang mumpuni itu pastinya akan membuat kita puas menonton video atau bermain game berat sekalipun.

Untuk orang yang senang bermain media sosial dan tahan menggunakan ponsel dalam waktu yang lama (seperti saya), layar ini menjadi salah satu nilai plus. Bagaimana tidak, saya bisa puas berlama-lama menonton video, scroll timelime twitter, apalagi timeline-nya @samsung_id karena sering bagi-bagi kejutan hehe. Gambar yang ditampilkan terlihat jernih sehingga mata tidak akan merasa lelah. Selain itu, tipe orang seperti saya dengan intensitas penggunaan smartphone yang cukup intens tidak perlu mengkhawatirkan lagi akan baterai, karena kapasitasnya sendiri sudah cukup. So, bisa saya katakan bahwa Galaxy Note Edge ini layak untuk dijadikan gadget yang dapat menemani kegiatan sehari-hari dengan segala fitur kerennya. Because the next is now.

Display kokoh dengan adanya perlindungan dari Corning Gorilla Glass

Kecelakaan tidak dapat diprediksi namun bisa dicegah. Nah, dengan adanya perlindungan dari Corning Gorilla Glass, tipe orang yang ceroboh seperti saya dapat lebih bernapas lega dan mengurangi rasa khawatir pada kejadian yang tak terduga seperti jatuhnya smartphone yang dapat berakibat kerusakan yang fatal terutama pada display jika tanpa adanya perlindungan Gorilla Glass. Dengan adanya Gorilla Glass ini juga membuat Galaxy Note Edge semakin menjadi daya tarik tersendiri bagi saya.

gorilla glass note edge

Bukan hanya sebagai perlindungan saja, Gorilla Glass juga mampu menampilkan layar yang berkualitas dan cukup tajam. Sensitifitas sentuhannya juga bisa dikatakan baik sehingga akan sangat menguntungkan pengguna. Di sisi lain, Gorilla Glass menjadi salah satu keuntungan bagi saya yang menggunakan smartphone ini. Sebagai salah satu manusia dengan sifat ceroboh, bukan tidak mungkin kalau suatu saat nanti secara tidak sengaja ponsel ini terjatuh tentu akan sangat rugi jika smartphone ini layarnya langsung rusak. Dan dengan adanya perlindungan dari Gorilla Glass setidaknya tidak terlalu mengkhawatirkan akan hal tersebut.

Hardware yang solid dan baterai yang cukup: more productive & more entertainment

Banyak vendor berusaha meningkatkan spesifikasi smartphonenya akan tetapi bisa dibilang Samsung adalah salah satu contoh yang berhasil membuat salah satu smartphone dengan spesifikasi yang terbaik. Hal ini bisa dilihat dari spesifikasi Samsung Galaxy Note Edge yang telah dilengkapi dengan 2 varian Chipset yaitu Qualcomm Snapdragon dan Exynos 5433. Menurut saya hal ini benar benar keren untuk sebuah smartphone. Karena selain meningkatkan performa smartphone, dengan spesifikasi seperti itu tentu jarang bahkan mungkin tidak pernah lagi masalah seperti hang atau lag yang biasa terjadi pada smartphone dengan spek yang pas-pasan. Mau buka banyak aplikasi, mau main game bahkan edit-edit file kerjaan bukan masalah berarti.

Jujur saja, saya sudah malas menggunakan smartphone yang lemot dan memiliki kerja lambat. Untungnya, hal tersebut tentunya tidak terjadi lagi di smartphone ini (If I had that device). Samsung Galaxy Note Edge bekerja dengan sangat baik (berdasarkan review). Hal ini karena GPU Mali-T760 yang kemudian dipadukan dengan RAM berukuran 3 GB. RAM berukuran besar tersebut yang menjadi salah satu alasan mengapa smartphone ini bisa bekerja dengan lembut dan tidak mengalami lag sama sekali. Eits, tapi itu belum selesai karena Samsung Galaxy Note Edge ini telah menggunakan sistem Android KitKat 4.4.4 (masih bisa di upgrade ke Android Lollipop) yang kemudian ditambah dengan UI Samsung Touchwiz.

display note edge

Saya adalah tipe orang yang senang menyimpan banyak data di ponsel. Mulai dari gambar, foto, video, lagu-lagu sampai file kerjaan. Begitu juga dengan berbagai macam aplikasi dari Goggle Play. Karena itu saya selalu mendambakan smartphone dengan kapasitas memori yang besar. Dengan begitu saya tidak akan kebingungan lagi untuk menyimpan banyak data. Dan Samsung Galaxy Note Edge sepertinya dapat menjadi pilihan yang tepat karena telah menyediakan kapasitas memori internal yang sangat besar yaitu 32 GB. Dengan memori internal sebesar itu saya bisa menyimpan banyak sekali aplikasi game dan juga hiburan lainnya. Apalagi bisa dibilang saya hardcore gamers yang suka mengoleksi banyak game dan kebetulan memang ada banyak game dengan kualitas AAA di Android yang biasanya memakan kapasitas besar.

Kembali lagi ke kebiasaan saya yang senang berlama-lama menggunakan smartphone, maka sudah pasti saya akan selalu mencari ponsel dengan baterai yang tahan lama. Untuk kasus ini, kapasitas baterai yang dimiliki oleh Samsung Galaxy Note Edge tergolong cukup untuk ukuran smartphone. Dengan ukuran 3000 mAh, tidak terlalu kecil juga tidak terlalu besar namun saya sakira sudah dapat menemani aktvitias keseharian. Apalagi jika mengingat teknologi power saving yang telah dimiliki oleh setiap smartphone yang dikeluarkan Samsung. Sehingga mampu menghemat pemakaian baterai secara optimal. Ah, kerja mending pake ini aja, karena bisa dimana aja dan tentu saja sudah bisa multi-tasking!

Fitur-fitur unik: bersiap menjadi pusat perhatian (lagi)

Salah satu ciri khas Samsung dibandingkan vendor lain adalah adanya fitur Stylus Pen. Stylus Pen seperti sudah menjadi ciri khas dari setiap seri Note yang dikeluarkan oleh Samsung. Tentunya penampilan dari smartphone ini menjadi semakin elegan dan menarik dengan adanya Stylus Pen. Tetapi, Stylus Pen ini hanya satu dari beberapa fitur lain yang juga turut dihadirkan oleh Samsung dalam Galaxy Note Edge. Ada lagi beberapa fitur yang turut menarik perhatian saya. Seperti sensor UV, heart rate, air gestures, dan fingerprint sensor. Untuk yang terakhir saya sebutkan, yaitu fingerprint sensor, adalah fitur yang menarik bagi saya. More secure.

Fingerprint sensor menjadi menarik bagi saya karena masih jarang ditemukan di smartphone yang beredar di Indonesia. Tetapi Samsung sudah menambahkan fitur ini ke dalam beberapa produknya. Menurut saya, ini merupakan salah satu inovasi canggih dan menarik. Walaupun sebenarnya teknologi ini sudah cukup lama ditemukan. Selain itu, konekvitas internetnya yang benar-benar advanced dimana kita bisa browsing dengan menghubungkan ke WIFI ataupun internet provider mendapatkan koneksi yang kencang dengan 4G (walaupun baru tersedia di beberapa kota besar saja). Hal ini membuat saya benar-benar jatuh cinta dengan smartphone ini karena harus saya akui saya adalah netizen yang cukup sering melakukan browsing internet sehari-harinya.

Kamera: jangan lewatkan setiap momen, abadikan dan share

Sudah bukan rahasia lagi anak muda zaman sekarang senang sekali untuk mengambil gambar atau mengabadikan momen kemudian mempostingnya ke media sosial. Sehingga tentu saja saya perlu ponsel dengan spesifikasi kamera yang bagus. Dengan begitu hasil gambar yang didapatkan bisa terlihat bagus dan tidak perlu diberikan filter lagi. Tentunya gambar yang diposting tanpa diedit terlebih dahulu akan lebih menarik. Untungnya, Samsung Galaxy Note Edge sudah lebih dari cukup untuk melakukan ini. Kamera yang dimiliki cukup besar yaitu dengan ketajaman 16 Megapixel. Bagi yang suka zoom-zoom foto cocok banget.

kamera depan note edge selfie

Kamera yang dimiliki juga sudah dilengkapi dengan beberapa fitur. Apa sajakah itu? Ada LED Flash, Autofocus, dan berbagai sensor serta filter lainnya yang dapat berguna untuk mengingkatkan kualitas foto. Fitur-fitur ini bisa sangat membantu dan sangat cocok untuk mengabadikan momen. Sehingga ketika dicetak pun, hasil foto yang dimiliki akan lebih berkualitas. Tidak akan jauh berbeda dengan kualitas foto yang dihasilkan oleh kamera digital. Fitur Autofocus akan membantu untuk menghasilkan foto yang tidak blur. Cocok untuk anak muda kekinian yang loyal bersosial media seperti saya.

Selain itu fitur LED Flash juga cukup membantu saya mengambil gambar ketika berada di tempat yang gelap atau pencahayaannya kurang. Dengan berbagai efek dan filter yang dibenamkan pada aplikasi kamera, hasil foto yang didapatkan relatif lebih bagus dengan pemilihan angle yang tepat tanpa perlu memiliki skill fotografer. Selfie? Bikin vlog? Why not? Kamera depan sudah 3.7 mega pixel tentu akan menghasilkan selfie yang lebih keren lagi. Juga sudah mampu untuk merekam video dengan resolusi [email protected] Saya sih malah khawatir jika mempunyai smartphone ini, takutnya selfie terus. 😀

Harga dan kesimpulan

Dengan harga pada kisaran 10 juta-an tentu Samsung Galaxy Note Edge merupakan salah satu produk premium yang dikeluarkan oleh Samsung. Rasa bangga mungkin akan menyelimuti saya kalau memiliki kesempatan untuk bisa mendapatkan ponsel yang satu ini, mengingat predikat smartphone premium yang disandangnya. Merogoh kocek dalam-dalam untuk sebuah produk premium bisa menjadi sebuah investasi yang dapat meningkatkan mobilitas dan produktivitas dengan segala macam spesifikasi yang diberikan dalam ponsel Samsung Galaxy Note Edge ini.

PS: Artikel ini diikut sertakan dalam lomba yang diadakan oleh Samsung, bukan sepenuhnya hasil dari pemikiran saya. And unfortunately belum terpilih menjadi juara. Hopefully di lomba berikutnya bisa jadi juara yes. 😀

Cara regenerate thumbnail WordPress

Belum lama mencoba layanan lima dollar-nya DigitalOcean, masalah pertama yang muncul adalah koneksi database karena kekurangan RAM, namun masalah tersebut sudah diatasi dengan cara bikin lagi Droplet (pilih distro yang paling dikuasai, kalo saya Ubuntu), terus install tanpa control panel. Itu aja.

Oke, masalah selanjutnya adalah thumbnail gambar pada post/gallery yang tidak rapi. Sempat dibuat kebingungan juga karenanya. Pikir saya saat itu, yaudah hubungi saja developer themes-nya. Sampailah pada halaman kontak di website penjual themes. Setelah bercumbu lewat percakapan dengan developer themes selama kurang lebih 2 hari, akhirnya beres juga.

Balik lagi ke cerita awal, karena spesifikasi VPS saya masih mungil dan belum begitu bertenaga yang hanya ditopang dengan RAM 512 MB, maka saya install module php5 yang hanya diperlukan untuk WordPress saja. Minimal banget pokoknya. Dan ternyata masalahnya disitu, ada satu module yang belum terinstall, yaitu php5-gd.

Intinya module tersebut sangat penting untuk per-gambar-an dan per-images-an di WordPress. Halah, apalah itu istilahnya. Yang jelas module tersebut penting. Intinya install module php5-gd tersebut, terus restart modulenya. Berikut adalah perintah terminalnya:

Ubuntu/Debian: sudo apt-get install php5-gd && sudo service apache2 restart

CentOS: yum install php-gd

Setelah module terinstall, langkah selanjutnya adalah memperbaiki thumbnail agar rapi kembali seperti sedia kala dengan menggunakan bantuan plugin Regenerate Thumbnail, jalankan plugin tersebut, tunggu prosesnya (sambil dzikir atau minum kopi atau apapun lah terserah), setelah itu taraaaaa. Selesai. Ukuran thumbnail kembali rapi!

Pengalaman pertama menggunakan VPS: RAM sekak dan koneksi database

Hal yang membuat saya malas adalah ketika pindah server, kenapa? Karena terkadang harus setting ulang lagi website dari awal. Padahal file website masih tetap sama dan tidak diubah sama sekali. Namun terkadang walaupun file website tidak disentuh sekalipun, tetap saja masih suka error. Terus kenapa pindah server? Banyak alasannya sih, salah satunya adalah faktor harga dan juga komunitasnya.

Saya beralih dari layanan hosting lokal CloudKilat dan memilih tinggal di rumah baru, yaitu di DigitalOcean. Sering dengar juga dari teman-teman yang sudah mencoba layanan VPS tersebut, katanya sih bagus.. katanya loh. Dengan ciri khas lima dollar-nya yang sudah mendapatkan spesifikasi server yang cukup untuk menjalankan beberapa WordPress, saya kira itu worth it untuk dicoba.

Ini memang niat banget curhat sih. Oke, sebetulnya ini masih berhubungan. Jadi ketika beberapa waktu lalu mencoba layanan VPS DigitalOcean, sempat mengalami error yang entah apa penyebabnya. Salah satunya adalah error thumbnail gambar pada gallery/post yang tidak rapi. Penyebabnya ternyata ada module yang diperlukan WordPress yang belum terinstall.

Saya menggunakan distro Ubuntu untuk backbone VPS. Kenapa harus Ubuntu sih? Alasannya karena saya lebih familiar dengan distro tersebut. Karena saya ambil paket yang paling murah, $5 dengan RAM 512MB dan 20 GB storage, yah lumayan lah. Pertama kali bikin Droplet langsung install Zpanel CP, dan alhasil selalu bermasalah dengan koneksi database.

Nah, masalah koneksi database tersebut sering terjadi karena RAM yang sekak, artinya RAM tidak kuat lagi meng-handle task. Terus setelah itu saya dapet wejangan dari beberapa teman bahwa kalo masih pake VPS yang RAM-nya kecil, jangan pake control panel dulu. Saya berpikir: Hmmm, iya juga ya.

Oke, fix! Berarti masalahnya adalah RAM gak kuat. Karena hal ini krusial, saya bergegas backup semua file website saya dan membuat Droplet baru (tanpa control panel), berharap dapat banyak menghemat penggunaan RAM. Dan ternyata benar saja, ketika Droplet tanpa di install control panel, tidak pernah ada tuh masalah koneksi database lagi. Well done.

Happy coding! 😀

Cara membuat toko online dengan WordPress

Well, tulisan ini terinspirasi dari pengalaman, sudut pandang serta opini dari saya. WordPress sudah menjadi salah satu flatform blogging yang paling banyak digunakan di dunia, khususnya pada saat ini. Sejak pertama kali saya belajar per-web-an (istilah sendiri), saya langsung jatuh cinta kepada platform yang satu ini. Entah mengapa. Padahal platform yang lain tentu sangat banyak.

Dengan maraknya UKM yang sudah di-online-kan, maka tak heran pertumbuhan e-commerce di Indonesia semakin berkembang pesat. Nah, banyaknya user atau pengguna inilah yang dilihat para pengembang sebagai pasar yang potensial untuk bisnis, misalnya untuk membuat dan menjual themes atau plugin berbayar khusus untuk digunakan pada WordPress.

Dan dari sekian banyak platform yang tersedia, WordPress menjadi salah satu yang umum digunakan oleh para pengembang web untuk digunakan dalam berbagai kebutuhan, mulai dari website perusahaan, blog pribadi, portal, sampai toko online juga bisa. WordPress banyak digunakan sebagai pilihan karena mudah digunakan, mudah untuk di kustomisasi, ketersediaan pendukung untuk membantu pengembangan yang melimpah seperti plugin, dan themes, mulai dari yang gratis sampai yang berbayar.

WordPress merupakan platform favorit saya. Dan saya juga selalu menggunakannya kalau mau membangun sebuah website. Mulai dari website berbentuk blog, portal sampai e-commerce. Dan dalam membangun website e-commerce atau toko online, WordPress juga sangat bisa diandalkan. Sedangkan untuk layanan hostingnya, saya lebih memilih wordpress optimized hosting dengan server yang berlokasi di Indonesia, salah satunya Niagahoster. Mengapa?

Layanan ini menggunakan teknologi hosting yang telah dioptimalkan untuk WordPress seperti: Softaculous (1-click install WordPress dan ratusan premium themes for FREE), Multiple PHP Version (PHP 5.2 s/d 5.6), CloudLinux, SSD, CageFS untuk keamanan akun, Apache + LiteSpeed untuk menunjang performa website, Disk Drive RAID-10 dan auto weekly backup untuk proteksi kehilangan data, serta fitur Attracta SEO Tools yang akan membantu meningkatkan peringkat website di Google. Dan yang terpenting, perlu bagi saya untuk memilih hosting yang support dengan plugin tambahan yang saya perlukan seperti seperti Woocommerce ataupun install themes yang sudah ada fitur katalog produknya.

Plugin seperti seperti Woocommerce ini dapat digunakan untuk membuat toko online dengan WordPress. Namun sayangnya kalau menggunakan plugin Woocommerce kita sedikit dibuat kerepotan. Pertama kita harus setting bahasanya ke Bahasa Indonesia, lalu kita juga harus atur perhitungan ongkos kirim (khusus untuk toko online yang menjual produk fisik) karena mengingat plugin ini dibuat oleh developer luar (dulu, sekarang buatan dev lokal juga sudah ada).

Namun kalau untuk e-commerce produk digital agak mending, karena kita tidak perlu atur ongkos kirim karena biasanya produk digital cukup di download saja atau produknya dikirimkan ke email. Sangat mudah. Untuk produk digital mungkin kita tinggal setting mata uang dan bahasanya saja. Selebihnya saya kira biarkan saja secara default.

Nah, berbeda ketika kita ingin membangun toko online atau e-commerce dengan target lokal dan menjual produk fisik. Rasanya akan repot untuk setting ini itu ketika menggunakan plugin Woocommerce. Just saying. Menurut saya akan lebih mudah lagi apabila menggunakan themes atau plugin buatan developer lokal juga sehingga kita dapat dengan mudah mengaturnya.

Bikin toko online dengan WordPress bisa dengan berbagai cara, misalnya dengan menggunakan plugin e-commerce seperti WooCommerce, langsung menggunakan themes yang sudah satu paket dengan fungsi toko online seperti Smart Toko, ataupun bisa juga menggunakan cara lain. Namun saya lebih merekomendasikan pakai themes seperti Smart Toko. Mengapa?

  • Pertama, Smart Toko merupakan themes dan bukan plugin.
  • Kedua, Smart Toko dibuat oleh pengembang lokal, jadi fitur seperti perhitungan ongkos kirim otomatis (JNE, TIKI, dll) sudah ada.
  • Ketiga, Smart Toko lebih mudah untuk di-setting sesuai kehendak kita.

Nah, ketiga faktor tersebut menurut saya merupakan faktor yang dapat Anda pertimbangkan ketika Anda hendak membangun toko online dengan menggunakan WordPress. Bagaimana jika menggunakan plugin WooCommerce? Dulu saya pernah punya pengalaman membangun toko online dengan bantuan plugin WooCommerce ini, namun menurut saya masih terlalu susah untuk di-setting, terutama fitur ongkos kirim otomatis. Dan kalaupun ada, harus beli lagi script tambahan.

Bagaimana dengan Smart Toko? Saya pribadi berpendapat bahwa Smart Toko jauh lebih mudah dibandingkan dengan WooCommerce. Selain ketiga poin di atas, Smart Toko juga sangat cocok digunakan untuk produk-produk lokal seperti pakaian, elektronik, gadget, dll. Bahkan untuk produk digital dan jasa juga bisa. Dan berikut settingan ongkos kirim pada Smart Toko:

cara-membuat-toko-online-dengan-wordpress-smart-toko-ongkos-kirim-otomatis

Untuk urusan tampilan, Anda tidak perlu khawatir lagi karena Smart Toko sering melakukan update secara berkala. Fungsi tidak berjalan dengan semestinya, tampilan tidak sesuai dengan yang Anda inginkan atau masalah lainnya? Jangan khawatir, layanan support dari tim Smart Toko siap membantu Anda.

Dan berikut adalah tampilan dari beberapa setting pada Smart Toko theme.

cara-membuat-toko-online-dengan-wordpress-tampilan-setting-theme

Seperti pada beberapa waktu lalu saya membuat toko online WordPress menjadi sangat mudah karena saya menggunakan themes buatan pengembang lokal yaitu Smart Toko. Themes ini sangat cocok sekali untuk digunakan untuk membangun toko online yang menjual produk fisik apalagi yang target pasarnya adalah lokal.

Download themesnya.

Dengan hanya bermodalkan themes itu saja, saya sudah bisa membangun toko online dengan desain yang profesional dan juga responsive. Themes tersebut juga sudah termasuk fungsi katalog produk, kolom khusus ketika ada pesanan masuk, konfirmasi pembayaran dan masih banyak lagi fitur keren lainnya. Oh iya, fitur yang paling keren menurut saya adalah themes tersebut sudah termasuk penghitungan ongkos kirim (JNE) otomatis. Jadi ketika pembeli mengisikan alamat, ketika check out akan langsung dijumlahkan dengan harga barang.

Smart Toko ini sangat cocok untuk berbagai macam produk fisik, seperti fashion, produk elektronik, obat herbal atau bahkan untuk produk digital juga masih cocok apalagi produk digital dengan target lokal. Dan untuk fungsi blognya tentu tidak perlu repot install lagi WordPress, themes ini juga sudah mendukung untuk blog beside commerce. Saya bisa bilang themes ini multi fungsi dan recommended untuk dicoba.

Dengan hanya menggunakan themes itu saja, Anda sudah mendapatkan Toko Online Anda sendiri dengan tampilan yang profesional serta menarik, juga ditambah dengan fungsi responsive. Nah, fitur responsive ini sekarang menjadi penting dan menjadi hal yang dipertimbangkan dalam SEO. Dengan banyaknya fitur yang tersedia ini, maka Smart Toko layak untuk Anda coba. Dapatkan Smart Toko sekarang juga!

cara membuat toko online dengan wordpress

Cara buat toko online dengan WordPress

WordPress merupakan salah satu platform blog terbesar di dunia. Banyak sekali webmaster yang menggunakan platform ini untuk membangun website atau blog. WordPress menjadikan pilihan utama para webmaster karena WordPress sangat mudah untuk digunakan, mudah untuk di kustomisasi serta banyak plugin (script tambahan yang dikembangkan oleh developer) untuk menunjang perkembangan situs berbasis WordPress.

Hal yang kerennya lagi dari adalah WordPress bisa digunakan untuk berbagai tujuan dan keperluan, mulai dari kegiatan blogging saja, untuk dibuat sebagai website portal, forum diskusi sampai toko online dan masih banyak lagi. Maka tak heran banyak pula website-website besar yang juga menggunakan platform WordPress ini sebagai mesin utamanya. That’s awesome!

Dan berdasarkan pengalaman saya pribadi pun, WordPress memang sangat bisa diandalkan untuk berbagai kebutuhan. Saya dulu pernah menggunakan berbagai platform lain untuk belajar, mulai dari Drupal, Joomla, Blogger, dll namun hanya WordPress yang membuat saya nyaman. Dalam perspektif saya, Drupal dan Joomla terlalu kompleks dan Blogger kesannya itu terlalu “kaku” untuk di kustomisasi. That’s just my opinion.

Saya tidak mengucilkan platform lain dan menuhankan WordPress karena memang pengguna dari masing-masing platform sama banyaknya, juga banyak website-website besar yang mengandalkan platform selain WordPress. Saya hanya ingin berbagi pengalaman membangun website dengan platform WordPress, salah satunya ketika saya bikin toko online dengan WordPress.

Kenapa harus menggunakan WordPress, kan CMS lain juga banyak yang secara spesifik dibuat untuk tujuan toko online atau e-commerce? Iya memang betul, apabila tujuan awalnya adalah membuat toko online untuk jangka panjang dan dipastikan akan besar dan hanya mengandalkan WordPress tentu kurang tepat. Membuat toko online dengan WordPress hanya ditujukan untuk toko online yang sederhana, simple dan minimalis saja.

Lalu, bagaimana cara buat toko online dengan WordPress? Jadi cara saya membangun toko online atau e-commerce dengan menggunakan WordPress khususnya untuk toko online dengan target pasar dalam negeri, saya cari themes atau template WordPress yang sudah build in (sudah include) dengan sistem katalog produk, sehingga memungkinkan kita untuk menginput produk tanpa harus install plugin tambahan seperti Woocommerce.

Dan kalaupun pakai plugin Woocommerce kita harus setting lagi bahasa serta perhitungan ongkos kirimnya karena mengingat Woocommerce itu dibuat atau dikembangkan oleh developer luar, jadi untuk dapat digunakan di toko online lokal apalagi produk fisik seperti produk busana, elektronik, dll harus mengatur fungsi penghitungan ongkos kirim. Kecuali kalau untuk produk digital.

Saya pikir bahwa dengan menggunakan plugin Woocommerce agak repot juga, jadi saya lebih memilih themes yang sudah tersedia fitur toko online di dalamnya. Ya, saya menggunakan themes Smart Toko buatan developer lokal, dan saya berani bilang bahwa ini keren banget dan sudah cukup untuk membangun toko online yang sederhana.

Jadi, cara saya buat toko online dengan WordPress itu hanya sangat mudah, tinggal download dan install saja themes tersebut. Lalu setting beberapa opsi tertentu sesuai kebutuhan, input produk dan selesai. Saat itu juga toko online saya sudah dapat digunakan dan siap melayani pelanggan dari seluruh kota di Indonesia. Langkah selanjutnya tinggal iklankan website di Facebook atau Google Adwords atau dengan SEO agar toko online kita makin laku dan banyak pembelinya. Oh iya, berikut saya sertakan juga link download themes tersebut di sini.

cara membuat toko online dengan wordpress