Tips mengatasi ngantuk saat bekerja

Rasa kantuk terkadang bisa timbul tidak pada waktu yang kurang tepat, baik itu saat belajar, bekerja atau kegiatan lainnya di jam produktif. Tentu saja itu sangat mengganggu. Sebagai contoh jika rasa kantuk datang ketika saat bekerja akibatnya pekerjaan kita itu tidak akan maksimal dan sulit untuk selesai pada waktunya. Nah, biasanya rasa kantuk tersebut timbul karena pekerjaan terlalu banyak, atau pekerjaan lain yang menumpuk sehingga jam tidur atau waktu istirahat menjadi berkurang.

Oke baiklah. Sebelum kita membahas tentang cara mengatasi ngantuk, alangkah baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu penyebab kita ngantuk pada waktu yang kurang tepat.

Penyebab ngantuk saat jam produktif

  1. Kurangnya olahraga
    Jika kamu termasuk kepada golongan orang yang hobi banget berlama-lama di depan komputer seharian (seperti saya ini gitu) ditambah lagi jarang berolahraga pasti hasil akhirnya adalah ngantuk sepanjang hari walaupun waktu tidur sudah cukup. Selain timbulnya rasa kantuk juga badan tidak akan berenergi dan lemes. Dan sebaliknya jika olahraga terlalu berlebihan pasti hasil akhirnya akan sama yaitu ngantuk juga. Porsi olahraga disini juga harus diperhatikan. Hal lain yang tak kalah penting adalah disisi “konsisten”-nya. Jadi, olahraga harus dilakukan secara rutin dengan porsi yang cukup. Alhasil tubuh bugar dan ngantuk pada jam produktif pun hilang, sip!
  2. Kurang istirahat
    Nguap adalah “alarm” ketika tubuh kita memerlukan istirahat apabila waktu istirahat tersebut kurang. Normalnya, porsi tidur untuk ukuran dewasa adalah 6-8 jam perhari. Jika tubuh kurang tidur, maka yang timbul adalah rasa kantuk bahkan di jam-jam yang produktif. Sebisa mungkin kita harus bisa memenuhi kebutuhan tidur yang cukup.
  3. Kekurangan oksigen
    Jika tubuh kita kekurangan oksigen, maka akan timbul rasa kantuk. Karena oksigen sangat diperlukan oleh otak untuk dapat melakukan aktifitas sehari-hari. Jika proses metabolisme dasar kurang akan asupan oksigen, maka cenderung akan muncul rasa kantuk. Kurang oksigen bukan berarti jarang bernapas namun kekurangan oksigen yang disebabkan kurangnya asupan zat besi seperti sayur bayam, ati, daging merah, dll. Akibat dari kurangnya zat besi dapat menyebabkan gangguan pembentukan sel darah merah (eritrosit) dan berpotensi menimbulkan anemia. Di dalam eritrosit mengandung hemoglobin dimana berfungsi sebagai pengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Nah, rendahnya eritrosit menyebabkan hemoglobin juga rendah sehingga menyebabkan oksigen yang dialirkan ke tubuh juga ikut rendah.
  4. Gejala anemia
    Salat satu gejala yang ditimbulkan dari anemia adalah rasa kantuk karena kekurangan sel darah merah. Suplai oksigen ke seluruh tubuh oleh sel darah merah menjadi terganggu. Padahal, peranan oksigen ini sangatlah penting yaitu untuk dapat menghasilkan energi. Untuk mengetauinya, harus dilakukan pemeriksaan darah.
  5. Makan terlalu banyak
    Logikanya, setelah makan tubuh kita seharusnya berenergi karena mendapatkan asupan makanan. Akan tetapi, kenapa malah setelah kita makan menjadi mengantuk? Ternyata jawabannya tergantung pada apa yang kita makan. Makanan yang mengandung karbohidrat, lemak dan mengandung gula tinggi akan menyebabkan tubuh menjadi cepat ngantuk. Karena makanan tersebut memberikan perubahan hormon. Saat makanan mencapai usus halus, akan menimbulkan respon saraf dengan cepat. Respon tersebut akan diterima oleh saraf parasimpatis dan kemudian akan memberikan informasi pada tubuh agar memperlambat gerak dan lebih memfokuskan pada mencerna makanan.
  6. Makan terlalu banyak di malam hari
    Ada baiknya makan malam tidak dilakukan diatas jam delapan malam atau paling lambatnya satu jam sebelum tidur. Dan porsi juga harus diperhatikan, jangan terlalu banyak. Jika makan diatas jam delapan malam dan langsung tidur maka fungsi insulin menjadi mati sehingga mengakibatkan kadar gula dalam darah menjadi meningkat atau menurun. Akibatnya, kamu akan berpotensi terbangun di malam hari dan susah untuk tidur kembali yang akibatnya akan timbul rasa kantuk pada jam-jam produktif.
  7. Pertanda gejala stroke
    Bagi yang sudah berusia lanjut, timbulnya rasa kantuk yang berlebihan setiap hari perlu diwaspadai karena berdasarkan penelitian para ahli medis, rasa kantuk yang berlebihan tersebut adalah pertanda awal serangan stroke. Lalu, bagaimana caranya kita membedakan rasa kantuk yang wajar dengan rasa kantuk yang “kurang normal” tersebut? Biasanya rasa kantuk yang abnormal tersebut terjadi pada lansia yang mudah sekali tertidur di berbagai situasi. Sebagai contoh, ketika sedang menonton TV, ketika duduk, dll.

Tips mengatasi ngantuk saat bekerja

Nah, setelah kita mengetahui apa saja yang dapat menyebabkan rasa kantuk pada jam-jam produktif seperti bekerja dan belaja. Mari kita bahas cara mengatasi rasa mengantuk pada jam produktif agar senantiasa melek dan berenergi.

  1. Jalan-jalan sejenak
    Ketika bekerja terlalu lama di depan komputer dengan kondisi ruangan menyala lampu dan AC mata menjadi cepat lelah sehingga hasilnya timbul rasa kantuk. Nah, jalan-jalan keluar menjadi angin segar sambil melihat pemandangan baru disektarnya bisa mengusir rasa kantuk dan terhindar dari stres serta menjadikan badan lebih segar.
  2. Tidur cukup
    Pekerjaan yang menumpuk sehingga mau tidak mau pekerjaan tersebut harus dikerjakan di rumah atau lembur menyebabkan waktu tidur menjadi berkurang. Akibatnya, timbul rasa kantuk pada keesokan harinya saat bekerja kembali. Waktu tidur yang normal adalah 8 jam sehari. Jam 9 malam adalah waktu yang tepat untuk tidur, karena berdasarkan penelitian selain dapat menghilangkan rasa kantuk itu sendiri juga bisa menghilangkan berbagai penyakit seperti stres darah tinggi, dll.
  3. Cuci muka
    Ini standar namun cukup efektif juga. Dengan cuci muka dengan air yang dingin maka wajah menjadi lebih segar dan rasa kantuk pun perlahan akan hilang.
  4. Minum kopi atau teh
    Teh ternyata bisa membantu menghilangkan rasa kntuk. Begitupun kopi, kandungan kafein dapat menstimulus otak agar kembali segar. Namun perlu diperhatikan bahwa jumlah porsi jangan berlebihan karena akan menimbulkan dampak buruk kepada kesehatan seperti gangguan pada lambung.
  5. “Paksa” otak untuk bekerja
    Rasa kantuk bisa timbul karena rasa rileks. Bermain game di smartphone atau di komputer bisa membuat kamu bersemangat kembali, mainkan game dengan memainkan logika sehingga otak bisa dipaksa bekerja. Selain memainkan game, mengisi teka teki silang juga bisa dilakukan.
  6. Pompa adrenalin
    Lakukan hal sederhana namun bisa memompa adrenalin kamu, misalnya nonton trailer film horror, liat mantan jalan sama pacar barunya, nonton video-video seru, dll. Sehingga kamu menjadi bersemangat kembali dan rasa kantuk pun hilang.

Demikian beberapa tips mengatasi ngantuk saat bekerja dan belajar atau pada saat jam-jam produktif lainnya. Saya rasa masih banyak hal lainnya yang mudah di aplikasikan untuk mengusir rasa kantuk. Jika kamu punya tips lainnya, silahkan tuliskan di kolom komentar ya. Terima kasih semoga bisa bermanfaat.