Aaaah, indah sekali rasanya hari Senin ini

Waktu itu hari Minggu petang 30 November 2014, entah ada angin apa ketika hendak salat magrib tiba-tiba ada keinginan untuk melaksanakan puasa sunah di hari Senin. Hal tidak terduga yang paling indah. Betapa tidak, keinginan untuk berpuasa sunah di hari Senin muncul secara tiba-tiba, saya ucapkan rasa syukur alhamdulilah. Saya bergegas untuk istirahat lebih awal dari biasanya agar bisa bangun lebih awal, walaupun tidak ada makanan yang tersedia, di rak cuma ada kopi saja, tapi saya santap dengan penuh rasa syukur, berharap dengan bermodalkan tegukan satu gelas kopi, saya tidak ngantuk-ngantuk banget pada siang harinya.

Alarm berbunyi pukul 4:30 AM hari Senin, dan alhamdulilah niatan bangun lebih awal akhirnya disetujui oleh Allah, dan akhirnya saya bangun. Lekas saya segera mandi agar lebih segar. Layaknya seperti mau “apel” ke rumah kekasih, saya dandan se-rapih mungkin, karena saya akan bertamu ke rumahnya Allah. Subhanallah sekali ya. Jarang-jarang nih saya se-bener ini. Biasanya alarm salat subuh dicuekin, tetapi kali ini berbeda. Tidak lama kemudian, terdengar kumandang adzan subuh, astagfirullah saya belum melapalkan niat puasa. Segera saat itu pula browsing mencari niat puasa Senin, karena belum begitu hafal betul hehehe.

Tidak bisanya saya begitu bersemangat untuk melaksanakan salat subuh, meskipun cuaca diluar sana lumayan dingin dan angin berhembus cukup kencang. Oh iya, entah kenapa beberapa hari belakangan ini angin begitu kencang berhembus. Lupa mengenakan jaket, tak apalah, tidak terlalu dingin kok. Tanggung juga, udah di tengah perjalanan, kalau balik lagi nanti bisa terlambat, salat subuh must go on.

Seperti biasanya, mesjid diisi dengan orang itu itu saja, tidak ada orang baru yang saya temui. Orang-orang kebanyakan masih tertidur dengan lelapnya. Nampaknya sih Subuh adalah waktu yang enak-enaknya banget untuk gelendotan dibawah selimut. Segala harapan dan keinginan baik dipanjatkan, berharap Allah akan segera memberikan jawaban. Tidak lupa juga saya mendo’akan dua orang yang paling terkasih, yaitu Bapak dan Ibu saya, semoga senantiasa diberikan kesehatan, rezeki yang cukup, dan kebahagiaan.

Aaaah, indah sekali rasanya hari Senin ini. Pagi-pagi saya sudah produktif. Semoga ini bisa terus berkelanjutan. And, btw, selamat Hari Senin teman-teman, tidak terasa udah tanggal 1 Desember aja. Semangat!