Lagi doyan baca buku

Belakangan suka ada yang nanya ke saya, “Yan, sekarang lagi sibuk apa sih?” saya jawab, ya sibuk gini-gini aja seperti biasa. Ah sudahlah lupakan mengenai pertanyaan tadi. Yang jelas, beberapa hari belakangan ini saya lagi seneng banget baca buku. Entah ada angin apa yang menyebabkan saya jadi agak bersahabat dengan buku. Buku yang saya suka itu buku yang bertemakan teknologi dan internet. Terus terang, saya tidak suka baca novel ataupun komik.

Mengapa tidak novel atau komik? Karena ya biasanya cerita yang diangkat ke novel atau komik biasanya jarang sekali yang berkaitan dengan teknologi atau internet, bahkan mungkin tidak ada. Nah, lupakan mengenai novel dan komik. Sekarang saya ingin cerita sedikit. Terus terang, saya akhir-akhir ini sulit sekali untuk bisa fokus kerja. Mungkin juga disebabkan karena algoritma Google yang belakangan ini sering sekali update.

Bukannya saya menyalahkan Google, karena toh saya juga tidak punya hak untuk itu. Tapi yang jelas, saya bingung memahami apa yang sebenarnya Google mau. Hal seperti apa yang terlihat baik di mata Google. Karena setiap kali saya melakukan link building, nampaknya itu selalu salah di mata Google. Saya sulit sekali menentukan mana yang “white hat” dan mana yang “black hat“.

Apa hubungannya update Google sama tidak fokus kerja? Begini, bisnis internet tentu sangat erat kaitannya dengan trafik, dan trafik juga sangat erat kaitannya dengan search engine. Ya, bisa dibilang menuhankan Google. Ini bukan mengarah ke perkara musrik atau semacamnya, namun mau tidak mau kita harus menaati semua rules yang Google bikin. Bisa juga dikatakan “diperbudak Google”.

Berangkat dari hal itu, dari 2013 silam, saya tidak hanya diam, saya terus belajar. Dan sampai sekarang sudah hampir 2 tahun waktu berjalan, terus terang saya masih memahami apa yang Google inginkan. Saya rajin menggali informasi, mulai dari bergabung di forum, beli pelatihan, sampai membeli buku. Sampai saya lupa diri membeli ini dan itu, hingga uang tabungan pun jebol.

Namun begitu, inilah bisnis, dan inilah proses. Dimana pada akhirnya saya mau tidak mau, enak tidak enak, saya harus menikmati proses ini. Belajar dari pengalaman ini. Bisnis itu unik, apalagi bisnis internet. Orang sering melihat bahwa bisnis internet itu mudah, bisa kerja darimana saja, kapan saja. Padahal tidak semudah itu juga, tetap saja membutuhkan effort. Baik itu bisnis offline ataupun bisnis online, tetap membutuhkan perjuangan, berdarah-darah dulu. Setidaknya itu yang saya lihat dan alami.

Oke, kembali lagi ke masalah buku. Ada 2 buku yang sedang saya baca dan serap ilmunya, yaitu “Ken dan Kaskus” berisi cerita sukses CEO Kaskus, Ken Dean Lawadinata membangun Kaskus. Siapa sih yang tidak kenal Kaskus? Apalagi yang sering online. Dalam kisah tersebut, Kaskus tidak semata-mata langsung besar seperti sekarang, tetap saja menjalani proses, lika-liku, pasang surut yang panjang, yang intinya sama, yaitu berdarah-darah dulu.